Hotman paris menyebut ada aliran dana sebesar 4 miliar ke ayah winda dan prudential Rp 6 miliar
Kasus hilangnya dana nasabah Maybank - richoyoungh.my.id
Kuasa hukum maybank Indonesia .Tbk (BNII) Hotman paris menyebut adanya aliran dana ke rekening ayah winda lunardi , herman lunardi sebesar Rp.4 miliar hal ini di ketahui atas penelusuran tim kuasa hukum bank Maybank Indonesia.
Oleh sebab itu hotman paris menilai, penggantian uang nasabah winda yang hilang sebesar Rp. 22 miliar harus di usut lebih mendalam .
Menurut kuasa hukum maybank hotman paris ini adalah dana pihak ketiga (DPK) yang harus di pertanggung jawabkan ke publik.
"Dana di Maybank adalah Dpk harus kita pertanggung jawabkan ke pada masyarakat.
Saya tidak mengatakan agar pemilik rekening menjadi tersangka . ada 6 orang yang menerima uang ini, selain herman dan winda agar mempertanggung jawabkan," ucapnya
Dia pun mempertanyakan adanya aliran dana dari tersangka A, kepala cabang Maybank cipulir terkait pembelian produk asuransi senilai 6 miliar rupiah , namun ada uang yang juga di transfer kepada herman gunadi senilai Rp. 4 miliar.
" Bagaimana bisa keluar uang Rp 6 miliar dari si A pimpinan cabang, tapi kembali lagi Rp. 4 miliar ke rekenih ayahnya winda" tambah percakapan Hotman paris
Head of Financial Crime Compliance and National Anti-Fraud Maybank Indonesia, Nehemia Andiko pun langsung menjawab pertanyaan Hotman.
"Ada aliran dana dari rekening Winda ke Prudential (nilainya) Rp 6 miliar (penggunaannya) untuk pembelian polis (atas nama) Winda," tuturnya.
Tidak hanya itu, menurut penelurusan tim kuasa hukum, diduga ada 6 pihak lain yang menerima aliran dana ini selain Herman Gunardi dan Winda. Saat awak media menanyakan apakah ada indikasi kasus pencucian uang, Hotman justru meminta agar Bareskrim melakukan penyelidikan lebih mendalam dan memeriksa sebanyak 8 orang yang menerima aliran dana.
"Ada indikasi bank dalam bank, itulah harusnya semua orang yang terima uang ini, 8 orang ini diperiksa, saat ini belum," pungkasnya.
Penulis : Richo Amanda
Sumber :Cnbc indonesia, kompastv, Tribunnews



